Dermaga Hati
Padahal kulihat, bukan hanya satu.
pelabuhan tenang yang mau menerima.
kehadiran kapalmu!
Kalau dulu memang pernah ada.
satu pelabuhan kecil, yang kemudian.
harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?
Seandainya kau mau,
buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk
selamanya,
hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
rumah dan pelabuhan hatimu.
( Judul Puisi " Pelabuhan " karya Tyas Tatanka,
kumpulan puisi 7 penyair serang)
:. Untuk seseorang yg saat ini memintaku tuk jadi pelabuhannya, maaf…aku belum bisa menjadi pelabuhan hatimu utk berlabuh…
November 5th, 2006 at 8:03 am
cie.. ayu…
udah ada kapal yang mau berlabuh ya..he…
kalo kapal ku berlabuh di pelabuhan priuk aja deh, deket dari rumah ^_^
btw, puisi itu ada di buku kumpulan cerita yang pernah di kadokan Primz waktu aku ultah… (tapi sekarang buku itu udah ilang) ^_^..
jgn bilang2 prima ya..